https://www.instagram.com/geeksaku/
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Alasan Kenapa Buu Saga Adalah Final yang Cacat di Dragon Ball

Buu Saga di Dragon Ball. (photo.Istimewa)

GEEKSAKU – Setelah menjelajahi saga-saga sebelumnya, maaf ya kalau penggemar bisa aja mikir kalo Dragon Ball Z berakhir dengan mantap gitu.

Tapi, begitu kita liat Saga Buu, jadi rumit banget nih saga buat diuraikan dan dianalisis buat banyak orang. Mulai dari tokoh jahat utamanya, subplot tentang perkembangan Vegeta, dan subplot Gohan.

Ini bikin akhirnya jadi campur aduk dengan alasan yang berbeda. Alasannya bisa beda-beda tiap orang sih, tapi banyak dari mereka punya tren yang tampaknya konsisten dan fokus pada Vegeta, Buu, dan Fusi-fusi.

Setidaknya kalo kita bicara tentang Saga Buu, pasti ada momen-momen keren lah. Kayak pertarungan antara Goku dan Majin Vegeta, pengorbanan yang mengakhiri perkembangan karakternya, dan akhirnya fusi-fusi hebat kayak Gotenks dan Vegeto.

Tapi, ada beberapa karakter yang terpinggirkan dan terlupakan juga, dan posisi Gohan sebagai generasi berikutnya malah balik lagi ke Goku.

Momen-Momen Keren dan Detil-detil yang Bikin Bingung Soal Buu di Dragon Ball

Dilansir dari Gamerant, gak bisa dipungkiri kalo Saga Buu sebagai cerita memberi banyak perkembangan dalam animasi dan karakter.

Gohan tumbuh besar dan jadi lebih kuat pas bertarung sama Super Buu, sebelum itu kita liat pengorbanan Vegeta yang jadi puncak perubahannya menjadi orang yang berkorban, dan sebelum itu lagi kita tau lebih banyak tentang dunia kosmis Dragon Ball lewat Kai Tertinggi, dan kita dapet pertarungan seru lagi antara Goku dan Majin Vegeta.

Gak bisa dipungkiri, Saga Buu punya momen-momen keren yang layak ditonton, dan itu belum lagi fusi-fusi dan potensinya.

Tapi, ada juga banyak detil-detil yang bikin bingung di Saga Buu yang bisa bikin orang pada bengong atau bahkan kecewa.

Buu Saga di Dragon Ball. (photo.Istimewa)
Buu Saga di Dragon Ball. (photo.Istimewa)

Yang jelas, walaupun Fusi-fusi dan keterlibatan Gohan dalam cerita udah bisa ditebak, yang gak ditebak dan akhirnya bikin kecewa adalah Gohan malah kembali ke kebiasaan lama yang udah jadi kelemahannya waktu melawan Cell.

Sikap angkuhnya setelah ngeluarin potensinya penuh pas melawan Super Buu bikin dia buang-buang waktu dan energi, akhirnya dia juga di-absorb. Dan itu belum lagi mekanisme fusi yang kita lihat di Gotenks dan Vegeto, memang spektakuler tapi dari segi cerita kayak jadi semacam deus ex machina. Maksudnya, fusi seakan seharusnya langsung bisa ngatasi semua masalah di arc ini.

Baca juga: Granblue Fantasy Relink Diumumkan Akan Rilis di Tahun Depan!

Tentu aja, ada masalah besar juga karena gak sesuai dengan premis Gohan sebagai generasi berikutnya di Bumi, malah balik lagi ke status quo di mana Goku kembali hidup dan mengalahkan Kid Buu pake Spirit Bomb.

Kenyataan tentang Resepsi yang Campur Aduk

Dragon Ball Z gak selalu sukses di Saga Buu, dan tentu aja gak bisa diharapkan selalu sempurna. Tapi, respon campur aduk ini gak cuma soal kekuatan, transformasi, premis yang ditinggalkan, atau bahkan kembalinya Goku padahal cerita udah beralih ke kehidupan Gohan di awal.

Ini murni karena Saga Buu kebanyakan penuh kekacauan dan gak bisa menemukan identitasnya sendiri karena banyaknya alur cerita dan subplot yang terasa nggak terfokus dibanding tiga arc sebelumnya.

Misalnya, ada banyak banget informasi baru tentang Kai Tertinggi, Dunia Iblis dengan keterlibatan Dabura, Babidi dan Majin Buu, dan di atas itu semua ada banyak transformasi dan fusi yang bikin arc ini penuh dengan episode dan konten sampai kadang sulit buat ngikutin.

Tapi, walaupun banyak respon campur aduk, tetap ada banyak hal positif di arc ini. Kita belajar banyak tentang karakter-karakternya, dan bahkan ada pengembalian besar-besaran dengan karakter Vegeta, yang adalah bagian paling kuat di pertengahan cerita ini.

Walaupun ada kekurangan dan respon campur aduk, itu gak menghilangkan atau merendahkan sebagian besar isi arc ini karena isinya campuran dari banyak ide yang ingin Akira Toriyama sampaikan.

Karena banyak ide yang disampaikan, gampang dilihat dari mana asal respon campur aduk ini, terutama karena arc ini agak pas-pasan.

Syukurnya, penonton menikmatinya secara kritis, sambil juga mengakui masalah-masalahnya pada akhirnya. Beruntungnya, Dragon Ball Z bakal dikenang dengan penuh kenangan selama bertahun-tahun meskipun akhirnya agak campur aduk.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News GEEKSAKU!

Artikel menarik lainnya:

Share: